Last Updated on November 6, 2025 by Mas Rifan

Kalau kamu pengguna Telegram lama, mungkin sempat lihat ada aplikasi lain bernama Telegram X di Play Store. Nah, banyak yang masih bingung: “Emang bedanya apa, sih, sama Telegram biasa?” Tenang, kamu nggak sendirian karena dua aplikasi ini memang mirip banget di permukaan, tapi ternyata punya perbedaan cukup signifikan di balik layar.
Apa Itu Telegram dan Telegram X?
Telegram
Telegram adalah aplikasi chat berbasis cloud yang dikembangkan oleh Pavel Durov dan tim Telegram Messenger LLP sejak tahun 2013. Aplikasi ini dikenal cepat, ringan, dan bisa mengirim file besar tanpa batasan ketat. Telegram juga populer karena punya channel, grup super besar, dan fitur bot otomatis yang bikin komunikasi makin fleksibel.
Telegram X
Sementara itu, Telegram X adalah versi alternatif yang diciptakan untuk bereksperimen dengan kecepatan dan tampilan baru. Awalnya, Telegram X dikembangkan menggunakan TDLib (Telegram Database Library) semacam “mesin baru” yang bikin performanya lebih cepat, animasi lebih halus, dan penggunaan baterai lebih hemat.
Secara sederhana, Telegram X itu seperti “laboratorium” tempat Telegram nyoba fitur baru sebelum akhirnya dibawa ke versi utama.
Beda Utama Telegram vs Telegram X
1. Performa dan Kecepatan
Secara teknis, Telegram X dibangun dari nol dengan teknologi TDLib yang bikin loading chat dan transisi antartab terasa lebih cepat. Banyak pengguna Android yang ngerasa aplikasi ini lebih ringan, terutama di HP dengan spesifikasi rendah.
Namun, sejak beberapa tahun terakhir, Telegram utama juga sudah mengadopsi TDLib, sehingga perbedaan kecepatannya makin tipis. Menurut beberapa pengujian independen yang dilakukan oleh komunitas pengembang open-source, performa Telegram biasa sekarang hampir menyamai Telegram X dalam hal efisiensi dan respons.
2. Desain dan Antarmuka (UI/UX)
Nah, ini bagian yang paling kelihatan. Telegram X tampil dengan desain lebih modern dan interaktif. Animasi scroll-nya lembut, transisi antarhalaman halus, dan ada tab terpisah antara chat, calls, serta channel. Bahkan kamu bisa swipe kanan-kiri buat berpindah tab sesuatu yang dulu belum ada di Telegram standar.
Sementara Telegram versi biasa lebih konvensional dan stabil. Tampilan chat-nya sudah familier buat pengguna lama, tapi update terkini juga mulai menghadirkan sentuhan desain modern yang sebelumnya cuma ada di Telegram X.
3. Fitur dan Eksperimen
Telegram X dulu dikenal sebagai tempat munculnya fitur eksperimental, seperti mode malam otomatis dan animasi reaksi cepat. Tapi seiring waktu, semua fitur keren itu akhirnya ikut ditanam ke Telegram utama. Jadi, saat ini, perbedaan fitur bukan soal apa yang ada, tapi seberapa cepat fitur baru itu keluar duluan di salah satu versi.
Menurut studi dari beberapa pengembang UI/UX independen di GitHub dan komunitas universitas teknologi di Eropa, Telegram X sempat jadi model pengujian untuk desain dan interaksi pengguna yang kemudian diadopsi ke Telegram utama.
4. Dukungan dan Update
Ini penting. Telegram (versi utama) terus mendapat update besar secara rutin setiap bulan mulai dari fitur privasi, sticker interaktif, sampai keamanan tambahan. Sementara Telegram X kini jarang diperbarui. Bahkan di beberapa platform seperti iOS, aplikasi ini sudah digabung ke dalam Telegram utama.
Artinya, kalau kamu pengin aplikasi yang dijamin selalu up to date dan kompatibel dengan semua fitur baru, pilih Telegram utama.
5. Keamanan dan Privasi
Secara arsitektur, dua-duanya sama-sama pakai sistem enkripsi Telegram. Jadi, keamanan pesan pribadi tetap terjaga. Bedanya, karena Telegram X lebih jarang mendapat update, potensi celah keamanan bisa sedikit lebih tinggi.
Berdasarkan riset dari University of Surrey (UK) tentang keamanan aplikasi pesan terenkripsi, frekuensi pembaruan software adalah faktor penting untuk menjaga keamanan jangka panjang.
Berkaitan: Mengapa Panggilan Telepon di Telegram Sering Gagal? Ini Jawabannya
Kapan Sebaiknya Memilih Telegram atau Telegram X?
Pilih Telegram kalau:
- Kamu butuh aplikasi stabil dan lengkap.
- Ingin update rutin dan keamanan lebih terjamin.
- Mengelola grup atau channel besar yang butuh fitur manajemen modern.
- Nggak terlalu peduli dengan animasi fancy, yang penting fungsional.
Pilih Telegram X kalau:
- Kamu suka eksperimen dan pengin coba antarmuka lebih halus.
- Butuh aplikasi lebih ringan buat HP dengan RAM terbatas.
- Nggak masalah kalau update-nya lebih jarang.
- Suka tampilan yang lebih “fresh” dan interaktif.
Berkaitan: Kenapa Chat Di Grup Telegram Tidak Bisa Dihapus Ini Penjelasanya
Kesimpulan
Jadi, beda Telegram dan Telegram X terletak pada tujuan pengembangannya. Telegram dibuat untuk kestabilan dan keandalan jangka panjang, sedangkan Telegram X awalnya dirancang sebagai versi eksperimen untuk ngetes kecepatan, animasi, dan efisiensi baterai.
Kalau kamu pengguna biasa yang cuma butuh chat cepat, fitur lengkap, dan keamanan maksimal Telegram utama udah paling aman dan nyaman.
Tapi kalau kamu suka coba hal baru, atau sekadar pengin tampilan beda, Telegram X bisa jadi pilihan seru (meski agak terlambat update).
Seperti kata pepatah modern: “Aplikasi terbaik bukan yang paling keren, tapi yang paling cocok buat gaya hidupmu.”
FAQ
1. Apakah Telegram X masih dikembangkan?
Untuk saat ini, pengembangan Telegram X sudah melambat. Fokus utama tim Telegram kini ada di versi resmi.
2. Akun Telegram bisa dipakai di Telegram X?
Bisa banget. Keduanya terhubung ke jaringan Telegram yang sama, jadi kamu nggak perlu bikin akun baru.
3. Apakah Telegram X lebih cepat?
Di beberapa perangkat, iya. Tapi di versi terbaru Telegram biasa, perbedaannya nyaris nggak terasa.
4. Aman nggak pakai Telegram X?
Masih aman selama kamu unduh dari toko resmi dan pakai versi terbaru. Tapi tetap disarankan pakai Telegram utama kalau prioritasmu adalah keamanan jangka panjang.