Lebih Dari Sekadar Nilai: Membongkar Makna ‘Value’ di Tongkrongan Anak Muda

Last Updated on November 5, 2025 by Mas Rifan

value adalah bahasa gaul
value adalah bahasa gaul

Kata “value” belakangan ini sering banget muncul di timeline, TikTok, sampai obrolan tongkrongan. Banyak yang ngomong, “Dia tuh value-nya tinggi banget!” atau “Lu harus upgrade value diri lu.” Tapi sebenernya, apa sih maksud value kalau dipakai dalam konteks bahasa gaul? Yuk, kita kulik bareng biar nggak salah kaprah.

Arti “Value” dalam Bahasa Gaul

Secara harfiah, value dari bahasa Inggris artinya nilai atau harga. Tapi dalam versi bahasa gaul, maknanya udah jauh berkembang. Anak muda sekarang pakai kata ini buat nunjukin kualitas seseorang baik dari sikap, penampilan, maupun skill yang bikin dia “bernilai” di mata orang lain.

Jadi, kalau seseorang dibilang “punya value”, itu bukan soal dia kaya atau keren doang, tapi lebih ke seberapa berharga kehadirannya di lingkungan. Misalnya, orang yang jujur, punya tujuan hidup, dan bisa bikin suasana nyaman, udah pasti punya value tinggi.

Menurut pakar linguistik dari Universitas Sebelas Maret dalam prosiding Semantiks, perkembangan bahasa gaul seperti ini muncul karena anak muda butuh cara baru buat mengekspresikan identitas dan membangun koneksi sosial. Jadi, value bukan cuma kata pinjaman dari Inggris, tapi juga simbol gaya hidup dan mindset.

Kenapa “Value” Jadi Bahasa Gaul?

Bahasa itu selalu berubah seiring zaman. Dulu orang bilang “berkelas”, sekarang bilangnya “punya value”. Tren kayak gini muncul karena media sosial jadi tempat utama anak muda berkomunikasi dan membentuk gaya bahasanya sendiri.

Istilah value juga kedengeran lebih simple dan elegan daripada “harga diri” atau “nilai hidup”, makanya cepat populer. Plus, di era self-improvement kayak sekarang, kata ini sering dipakai buat motivasi diri: “Tingkatin value lu biar hidup gak gitu-gitu aja.”

Jenis-Jenis Value dalam Bahasa Gaul

  1. Value Fisik
    Orang yang jaga penampilan, punya gaya khas, atau tahu cara bawa diri bisa dibilang punya value fisik. Tapi inget, ini bukan soal cantik atau ganteng doang. Lebih ke aura percaya diri dan keunikan yang dipancarkan.
  2. Value Kepribadian
    Sifat jujur, rendah hati, dan tanggung jawab termasuk value yang bikin orang lain respek. Orang dengan attitude bagus selalu punya daya tarik sendiri.
  3. Value Skill dan Karya
    Di era digital, kemampuan bikin konten, ngoding, atau jago komunikasi bisa ningkatin value kamu. Skill itu bukti nyata kualitas diri.

Intinya, value bukan hal tunggal. Gabungan antara karakter, skill, dan cara kamu membawa diri.

Contoh Penggunaan “Value” di Dunia Nyata

  • “Gue suka dia bukan cuma karena cakep, tapi karena dia punya value.”
  • “Kerja lu bagus banget, value lu makin naik!”
  • “Kalau pengen dilihat, ya harus naikin value diri dulu.”

Kalimat-kalimat kayak gini sering muncul di TikTok, X (Twitter), sampai podcast. Biasanya konteksnya seputar hubungan, karier, atau pengembangan diri.

Manfaat Memahami dan Meningkatkan Value Diri

  1. Lebih Dihargai di Lingkungan
    Orang dengan value tinggi biasanya lebih dihormati karena tahu batas, tahu tujuan, dan tahu cara memperlakukan orang lain.
  2. Bikin Percaya Diri Naik Drastis
    Saat kamu sadar value diri sendiri, kamu gak gampang insecure atau bandingin diri sama orang lain.
  3. Pintu Rezeki dan Peluang Terbuka Lebar
    Dunia kerja dan relasi sosial sekarang nyari orang yang punya value: kompeten, berkarakter, dan bisa dipercaya.

Menurut riset psikologi dari Universitas Indonesia, persepsi diri yang positif dan kemampuan mengenali nilai diri sendiri terbukti meningkatkan kesejahteraan psikologis dan kualitas hubungan sosial. Jadi, memahami value bukan cuma buat gaya, tapi juga buat kebahagiaan nyata.

Berkaitan: Memahami Makna Sharing is Caring Artinya: Ini Dia Penjelasanya

5 Cara Gaul tapi Efektif Buat Naikin Value Diri

  1. Jaga Attitude, Sekecil Apa Pun Itu
    Orang bakal lebih respect sama kamu kalau punya sopan santun dan gak nyinyir. Sikap adalah value utama yang gak bisa dibeli.
  2. Upgrade Skill Tiap Hari
    Belajar hal baru entah itu desain, bahasa, atau public speaking. Value diri naik seiring bertambahnya kemampuan.
  3. Rawat Penampilan dengan Gaya Autentik
    Gak harus ikut tren, cukup tampil rapi dan nyaman dengan versi terbaik dirimu.
  4. Bangun Circle Positif
    Teman yang suportif bikin kamu berkembang. Hindari lingkungan toksik yang cuma nguras energi.
  5. Kenali Kelebihan dan Tujuan Hidupmu
    Orang yang tahu arah hidupnya, aura “bervalue”-nya bakal kerasa banget.

Seperti kata dosen psikologi Universitas Gadjah Mada, mengenal diri sendiri adalah langkah awal untuk membangun identitas dan kepercayaan diri yang kuat.

Berkaitan: Makna Mendalam: Take Your Time as Long as You Need Artinya dan Contoh Penerapanya

Kesalahan Umum Saat Pakai Kata “Value”

  • Cuma ngomong “gue punya value” tapi gak dibuktikan lewat tindakan.
  • Nge-judge orang lain dari tampilan luar doang.
  • Ngerasa superior karena ngerasa value-nya paling tinggi.

Padahal, esensi value itu justru rendah hati dan terus belajar. Orang yang benar-benar punya value gak butuh pengakuan, karena perilakunya udah cukup nunjukin.

Kesimpulan

Jadi, value dalam bahasa gaul bukan cuma sekadar kata keren, tapi cerminan kualitas diri. Anak muda pakai istilah ini buat nyemangatin diri biar terus berkembang bukan buat pamer.

Punya value tinggi berarti kamu sadar siapa dirimu, tahu kelebihanmu, dan tetap rendah hati meski udah punya banyak pencapaian.

Mulai hari ini, yuk kenali dan rawat value kamu. Jangan sekadar ikut tren, tapi jadi versi terbaik dari diri sendiri karena real value datang dari tindakan, bukan omongan.

Tinggalkan komentar