Last Updated on November 3, 2025 by Mas Rifan

Pernah nggak sih kamu merasa koneksi Wi-Fi di laptop atau HP suka “nyetrum” alias putus-nyambung sendiri? Padahal sinyal full, tapi tiap beberapa menit muncul pesan “obtaining IP address” atau “getting IP address”.
Kalau iya, kamu nggak sendirian. Masalah ini umum banget terjadi dan ternyata, penyebabnya nggak sekadar “Wi-Fi lemot”. Akar masalahnya ada di sistem pembagian alamat IP yang dilakukan router.
Dalam artikel ini, kita bakal bahas tuntas kenapa Wi-Fi bisa terus-menerus mendapatkan alamat IP, apa yang terjadi di balik layar, dan gimana cara memperbaikinya dengan langkah yang simpel tapi efektif.
Apa Itu Alamat IP dan Gimana Wi-Fi Mendapatkannya
Sebelum nyari biang keroknya, kita harus paham dulu konsep dasarnya. Setiap perangkat yang terhubung ke jaringan Wi-Fi akan dikasih alamat IP (Internet Protocol) semacam “nomor rumah” digital biar router tahu ke mana data harus dikirim.
Biasanya, IP dikasih otomatis lewat sistem bernama DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol).
Prosesnya kayak gini:
- Perangkat baru nyambung ke Wi-Fi > kirim sinyal “ada IP kosong nggak?” (DHCP Discover).
- Router nyautin, “nih IP kosong buat kamu” (DHCP Offer).
- Perangkat bilang, “aku ambil IP itu ya” (DHCP Request).
- Router konfirmasi, “oke, udah resmi jadi milikmu” (DHCP Acknowledge).
Sederhana banget, kan? Nah, masalah muncul ketika proses itu terjadi terus-menerus.
Kenapa Wi-Fi Mendapatkan Alamat IP Terus: Ini 7 Penyebab Umumnya
1. Lease Time DHCP Terlalu Pendek
Setiap IP yang dikasih router punya masa sewa (lease time). Misalnya, satu jam. Setelah itu, perangkat harus “perpanjang kontrak” alias minta IP lagi. Kalau lease time disetel terlalu pendek (contohnya cuma 5 menit), maka perangkat akan terus-menerus memperbarui IP.
Menurut panduan jaringan dari Stanford University, perangkat biasanya memperbarui lease DHCP di pertengahan waktu sewa, dan untuk koneksi wireless sering kali lease-nya di bawah satu jam agar fleksibel saat roaming. Jadi, wajar kalau router rumahan dengan lease time terlalu pendek bikin perangkat kelimpungan.
2. Konflik Alamat IP (IP Conflict)
Kalau dua perangkat dapet IP yang sama, router jadi bingung. Akibatnya, sistem langsung “reassign” IP baru biar nggak bentrok.
Masalah ini sering muncul kalau kamu pakai static IP tapi masih ada DHCP aktif di router yang bisa kasih IP sama ke perangkat lain.
Cek log router-mu atau pesan “IP conflict detected” di perangkat biasanya muncul kalau ini terjadi.
3. Router Mengira Perangkat Baru (MAC Address Berubah)
Setiap perangkat punya kode unik bernama MAC address. Nah, beberapa ponsel (terutama Android dan iPhone) sekarang punya fitur “randomized MAC address” demi keamanan.
Masalahnya, router jadi ngira itu perangkat baru tiap kali konek, dan kasih IP baru lagi. Solusinya gampang: nonaktifkan random MAC di pengaturan Wi-Fi HP kamu, terutama kalau koneksi sering putus-nyambung.
4. Driver atau OS Bermasalah
Kadang bukan router-nya, tapi sistem operasi atau driver Wi-Fi di perangkatmu yang bikin IP selalu diperbarui. Windows atau Android bisa saja terus melakukan “renew” DHCP kalau mendeteksi gangguan kecil di jaringan. Update driver Wi-Fi dan reboot perangkat biasanya cukup buat mengatasi bug kayak gini.
5. Router Kehabisan Pool IP
Setiap router punya batas jumlah IP yang bisa dibagi, misalnya dari 192.168.0.2 sampai 192.168.0.100. Kalau semua IP di range itu udah dipakai, router jadi bingung mau kasih yang mana akhirnya perangkat baru dapat IP sementara yang terus berubah-ubah.
Perluas range IP di menu DHCP settings router kamu biar masalah ini nggak muncul lagi.
6. Ada Lebih dari Satu Server DHCP di Jaringan
Kalau kamu pakai modem dari ISP dan nambah router sendiri, bisa jadi dua-duanya punya DHCP aktif. Akibatnya, perangkatmu bisa “terjebak” di dua sumber IP yang saling bertabrakan. Pastikan hanya satu perangkat (biasanya router utama) yang aktif memberikan IP.
7. Firmware Router atau Perangkat Bermasalah
Router lawas dengan firmware jadul kadang punya bug DHCP. Akibatnya, setiap koneksi baru dianggap sesi baru dan perangkat dikasih IP ulang. Update firmware router bisa jadi penyelamat di kasus kayak gini.
Dampak IP Wi-Fi yang Terus Berubah
Kalau IP perangkatmu terus berubah, efeknya bisa nyebelin:
- Streaming dan game online sering disconnect.
- Printer atau NAS di jaringan nggak bisa ditemukan.
- Port forwarding atau smart home device sering error.
- VPN atau software monitoring gagal konek.
Makanya, penting banget buat nanganin akar masalahnya.
Berkaitan: Ketahui Kenapa WiFi Repeater Tidak Bisa Terhubung 8 Penyebab dan Solusinya
Cara Cek dan Perbaiki Wi-Fi yang Terus Dapat IP Baru
Langkah-langkah ini bisa kamu coba satu per satu:
- Lihat Lease Time DHCP
Masuk ke pengaturan router > bagian LAN / DHCP > periksa “lease time”. Set minimal 12 jam atau 24 jam untuk jaringan rumahan. - Cek Konflik IP
Lihat di log router apakah ada pesan IP conflict. Kalau iya, ubah IP perangkat bermasalah secara manual (static IP). - Matikan Random MAC Address di HP / Laptop
Buka pengaturan jaringan Wi-Fi > advanced > nonaktifkan opsi “Random MAC”. - Perpanjang Range DHCP
Misalnya ubah dari 192.168.0.2–100 menjadi 192.168.0.2–200. - Gunakan DHCP Reservation
Ini fitur yang “mengunci” IP tertentu untuk MAC address tertentu, jadi router selalu kasih IP yang sama ke perangkat itu.
Ideal buat printer, CCTV, atau laptop utama. - Update Firmware Router & Driver Wi-Fi
Biar bug DHCP-nya hilang. Banyak kasus selesai hanya karena update firmware. - Pastikan Cuma Ada Satu DHCP Server Aktif
Kalau kamu pakai dua router, matikan DHCP di router kedua dan biarkan router utama yang mengatur IP.
Berkaitan: Terjawab 5 Penyebab Kenapa Lampu WiFi Hanya Menyala 3 dan Solusinya
Tips Tambahan Buat Koneksi Wi-Fi Lebih Stabil
- Gunakan nama SSID unik, hindari nama default dari ISP.
- Pisahkan jaringan 2.4GHz dan 5GHz biar perangkat nggak bolak-balik konek.
- Jangan sering cabut-colok router tanpa shutdown bisa bikin cache DHCP rusak.
- Simpan backup konfigurasi sebelum ubah setting penting.
Kesimpulan
Jadi, jawaban singkat untuk pertanyaan “kenapa Wi-Fi mendapatkan alamat IP terus” adalah karena router atau perangkatmu terus melakukan pembaruan (renew) alamat akibat lease time terlalu pendek, konflik, atau pengaturan DHCP yang kurang pas.
Langkah paling cepat: cek lease time, matikan random MAC, dan gunakan DHCP reservation untuk perangkat penting. Kalau semua sudah disesuaikan, koneksi bakal stabil dan kamu bisa internetan tanpa drama “obtaining IP address” lagi.
FAQ
1. Apakah aman pakai IP statis?
Aman, asal IP yang kamu tetapkan di luar range DHCP router. Misal, DHCP mulai dari .10, kamu bisa pakai IP .200 untuk static device.
2. Kenapa printer masih hilang meskipun sudah pakai static IP?
Bisa jadi ada dua DHCP aktif atau IP yang kamu pilih bentrok dengan perangkat lain. Coba aktifkan DHCP reservation di router.
3. Apakah ganti router perlu?
Kalau firmware router lama udah nggak pernah diperbarui dan sering crash DHCP-nya, ganti router bisa jadi solusi terbaik.