Basis Adalah Bahasa Gaul? Ini Arti, Asal-Usul, dan Contoh Pemakaiannya yang Benar

Last Updated on Desember 1, 2025 by Mas Rifan

basis adalah bahasa gaul
basis adalah bahasa gaul

Bahasa gaul itu kayak tren fashion: berubah cepat, gampang viral, dan kadang bikin bingung orang yang “nggak ngikutin update-an”. Salah satu kata yang akhir-akhir ini sering lewat di timeline adalah “basis”. Pernah dengar orang bilang, “Wah, itu basis banget sih!” dan lu cuma bisa mengernyit sambil mikir, “Basis apaan, bro?”

Tenang, lu bukan satu-satunya. Nah, artikel ini bakal ngebahas arti kata basis dalam bahasa gaul, gimana cara pakainya yang tepat, dari mana asalnya, dan kenapa bisa mendadak populer. Semuanya dibahas dengan gaya ringan, tapi tetap padat dan berkualitas.

Dalam banyak kajian sosiolinguistik, para akademisi dari berbagai universitas besar menyebut bahwa bahasa gaul berkembang sebagai bentuk identitas kelompok dan respons atas budaya digital yang makin cepat berubah.”

Apa Itu ‘Basis’?

Secara umum, kata “basis” berarti dasar atau fondasi. Tapi dalam bahasa gaul, maknanya berubah total.
“Basis” dalam percakapan anak muda saat ini dipakai untuk mengekspresikan sesuatu yang dianggap keren, kuat, intense, atau punya pengaruh besar. Mirip vibe-nya sama kata “goks”, “nendang”, atau “pecah”.

Jadi kalau seseorang bilang, “Gaya lu basis banget,” berarti itu bentuk pujian, bukan sindiran.

Asal-Usul Kata ‘Basis’ dalam Bahasa Gaul

Belum ada catatan akademik resmi tentang siapa pertama kali “menciptakan” kata ini sebagai slang. Tapi dari pola perkembangan bahasa gaul di Indonesia, ada kemungkinan kuat kalau istilah ini:

  • Lahir dari komunitas online, seperti TikTok, Twitter (X), atau circle-cirlce tertentu.
  • Ikut arus culture remix, yaitu proses ketika kata lama diberi makna baru.

Para peneliti bahasa dari sejumlah kampus internasional menegaskan bahwa perubahan makna kata sering terjadi karena proses inovasi linguistik yang dipicu interaksi digital yang masif.”

Singkatnya, makin sering dipakai di konten viral, makin cepat kata itu “naik pangkat” jadi bahasa gaul nasional.

Cara Pakai ‘Basis’ di Percakapan Sehari-Hari

Contoh Penggunaan yang Umum

  • “Fit lu hari ini basis banget.” > berarti outfit-nya keren abis.
  • “Lagunya basis sih, auto repeat-putar.” > artinya lagunya impactful, nempel.
  • “Cara dia ngomong tuh basis, ganteng parah vibes-nya.”

Kapan Cocok Dipakai?

  • Saat ngasih komentar di media sosial.
  • Pas lagi ngobrol santai bareng teman.
  • Nge-react sesuatu yang kerasa “wow”, “keren”, atau “beda”.

Kapan Harus Dihindari?

  • Situasi formal.
  • Presentasi kerja.
  • Ngomong ke orang yang nggak akrab atau beda generasi.

Pemakaian slang itu soal konteks dan chemistry. Kalau dipaksa, vibe-nya bisa langsung berubah dari “keren” jadi “cringe”.

Berkaitan: Mengupas Tuntas Arti “Gaptek”: Istilah Gaul untuk yang Kurang Melek Teknologi

Kenapa Kata Gaul Bisa Viral?

1. Efek Komunitas + Algoritma Media Sosial

Konten di TikTok, Reels, dan X punya peran besar. Kalau satu influencer pakai kata tertentu secara catchy, algoritma mendorong konten itu makin banyak muncul. Lama-lama orang lain ikut nyontoh.

2. Bahasa sebagai Identitas Kelompok

“Dalam banyak penelitian linguistik, slang terbukti menjadi penanda identitas kelompok yang membentuk sense of belonging.”

Itulah kenapa orang cenderung pakai kata gaul untuk merasa “nyambung” dengan lingkungan sosialnya.

Perbandingan ‘Basis’ dengan Kata Gaul Mirip

Walaupun “basis” lagi naik daun, sebenarnya ada beberapa kata gaul lain yang punya fungsi mirip, tapi masing-masing punya vibe yang berbeda. Misalnya, “basis” biasanya dipakai untuk menggambarkan sesuatu yang keren banget, impactful, dan punya aura yang kuat entah itu gaya berpakaian, musik, atau cara seseorang nge-deliver sesuatu.

Sementara itu, ada kata “goks”, yang lebih ke ekspresi spontan ketika lu kaget sekaligus impressed. Jadi kalau lu lihat sesuatu yang bikin terkejut, “goks sih ini!” terasa lebih pas dibanding “basis”.

Lalu ada “pecah”, yang cocok buat menggambarkan momen spektakuler, misalnya konser, pesta, atau event yang atmosfernya heboh. Kata ini lebih berhubungan dengan suasana besar yang penuh energi, bukan sekadar gaya atau penampilan.

Selanjutnya, “boom” sering dipakai ketika sesuatu punya efek kuat kayak punchline yang nendang atau reveal yang mindblowing. Vibe-nya lebih dramatis dan biasanya muncul dalam konteks storytelling atau humor.

Terakhir, ada “keren parah”, yang maknanya paling langsung dan eksplisit. Kalau lu mau memuji tanpa ribet atau tanpa nuansa tertentu, tinggal bilang aja “keren parah”. Simpel, aman, dan universal.

Dengan memahami perbedaannya, lu bisa lebih tepat memilih kata jadi bukan cuma ikut tren, tapi juga tahu konteks dan vibe yang pas.

Berkaitan: Nggak Cuma Berbagi, Ini Makna “Sharing” dalam Bahasa Gaul dan Contohnya!

Dampak Penggunaan Bahasa Gaul Pada Komunikasi Modern

Dampak Positif

  • Lebih ekspresif.
  • Membangun kedekatan cepat.
  • Membuat percakapan terasa ringan dan relevan.

Dampak Negatif

  • Kesalahpahaman antar generasi.
  • Terlihat “nggak profesional” kalau dipakai di tempat yang salah.
  • Kadang bikin orang yang belum update merasa terasingkan.

Insight Ahli

Penelitian dalam bidang sosiolinguistik menunjukkan bahwa ragam bahasa seperti slang berfungsi untuk memperkuat identitas kelompok dan meningkatkan kedekatan sosial.

Salah satu tokoh yang sering membahas hal ini adalah Prof. William Labov dari University of Pennsylvania, seorang ahli sosiolinguistik yang dikenal luas sebagai pelopor studi variasi bahasa dalam masyarakat.

Dalam berbagai karya akademiknya, Labov menekankan bahwa perubahan bahasa, termasuk tren slang, selalu berhubungan dengan dinamika sosial di dalam komunitas penuturnya.

Di sisi lain, pendekatan modern mengenai perkembangan bahasa dalam era digital juga banyak dibahas oleh:

Prof. David Crystal – linguis dari University of Reading, Inggris, yang dikenal dengan penelitian mengenai bahasa dan internet. Crystal menjelaskan bahwa perkembangan bahasa di media sosial termasuk munculnya slang baru merupakan bagian dari “evolutionary playfulness” bahasa.

Pandangan kedua akademisi ini membantu menjelaskan kenapa fenomena seperti kata “basis” bisa muncul, menyebar cepat, dan menjadi bagian dari komunikasi anak muda masa kini. Slang bukan sekadar iseng, tapi mekanisme sosial yang menciptakan rasa kebersamaan.

Tips Menggunakan ‘Basis’ Biar Natural dan Nggak Cringe

  • Pakai hanya di konteks santai.
  • Nggak usah terlalu sering; natural aja.
  • Pastikan lawan bicara ngerti maksudnya.
  • Jangan dipaksakan masuk ke kalimat yang nggak cocok.

Kuncinya: less is more. Kalau tepat, kata “basis” bikin lu terdengar up-to-date. Kalau salah tempat, bisa bikin suasana jadi awkward.

Kesimpulan

Jadi, apa arti basis dalam bahasa gaul? Simpelnya: ekspresi kekaguman buat sesuatu yang keren, mantap, atau intense. Kata ini tumbuh dari kultur media sosial, dipengaruhi dinamika anak muda yang kreatif dan cepat berubah.

Bahasa gaul itu hidup. Dan karena hidup, dia terus berkembang. Yang penting, kita pakai sesuai konteks biar komunikasi tetap nyambung.

FAQ

1. Apa arti basis dalam bahasa gaul?

Pujian untuk sesuatu yang dianggap keren atau impactful.

2. Contoh kalimat dengan kata basis?

“Makeup lu basis banget hari ini.”

3. Kenapa kata basis bisa viral?

Dipicu media sosial, dipakai influencer, dan cepat menyebar lewat komunitas digital.

4. Apakah kata basis formal?

Tidak. Ini murni slang, jadi hindari di situasi profesional.

Tinggalkan komentar