Last Updated on Februari 18, 2026 by Mas Rifan

Lo siento artinya “aku minta maaf”, “aku menyesal”, atau “aku turut prihatin” dalam bahasa Spanyol. Ungkapan ini dipakai untuk menunjukkan penyesalan, empati, atau rasa bersalah terhadap suatu situasi. Jadi bukan cuma sekadar kata maaf biasa, tapi juga membawa unsur perasaan di dalamnya.
Kalau kamu sering dengar frasa ini di film Spanyol, lagu Latin, atau chat dengan penutur Spanyol, artikel ini bakal bantu kamu paham arti sebenarnya, kapan dipakai, dan bedanya dengan ungkapan maaf lainnya.
Apa Itu “Lo Siento”?
Secara struktur bahasa, lo siento berasal dari:
- sentir = merasa
- lo = itu (sesuatu yang terjadi)
Secara harfiah, artinya “aku merasakan itu”. Namun dalam penggunaan sehari-hari, maknanya berubah jadi ungkapan emosional:
- “Aku menyesal”
- “Maaf ya”
- “Aku turut prihatin”
Inilah yang disebut makna idiomatik arti yang tidak bisa diterjemahkan mentah per kata.
Menurut kajian linguistik dari Universidad de Salamanca, ekspresi berbasis kata kerja sentir dalam bahasa Spanyol mengandung dimensi afektif, yaitu menunjukkan bahwa penutur ikut merasakan dampak emosional dari peristiwa yang dibicarakan.
Kapan “Lo Siento” Digunakan?
Ungkapan ini dipakai dalam beberapa konteks utama:
1. Untuk Meminta Maaf
Dipakai saat kamu melakukan kesalahan:
- telat datang
- salah ngomong
- bikin orang lain tidak nyaman
Contoh:
- Lo siento por llegar tarde. ( Maaf karena datang terlambat. )
2. Untuk Menyatakan Penyesalan
Digunakan saat kamu merasa bersalah atau menyesal:
- gagal menepati janji
- tidak bisa membantu
- membuat keputusan yang keliru
Contoh:
- Lo siento, fue mi culpa. ( Aku menyesal, itu salahku. )
3. Untuk Menunjukkan Empati atau Simpati
Dipakai saat orang lain mengalami hal buruk:
- kehilangan orang terdekat
- sakit
- mendapat kabar buruk
Contoh:
- Lo siento mucho por tu pérdida. ( Aku turut berduka cita atas kehilanganmu. )
Dalam perspektif pragmatik bahasa, peneliti dari Universidad Complutense de Madrid menyebut bahwa lo siento termasuk ekspresi empatik karena menempatkan perasaan lawan bicara sebagai fokus utama komunikasi.
Berkaitan: Last Seen a Long Time Ago Artinya Apa? Penjelasan Lengkap, Penyebab, dan Contohnya
Contoh Kalimat “Lo Siento” dalam Percakapan
Berikut contoh penggunaan paling umum:
- Lo siento > Maaf.
- Lo siento mucho > Aku sangat menyesal.
- Lo siento por el error > Maaf atas kesalahan itu.
- Lo siento, no puedo ayudarte > Maaf, aku tidak bisa membantumu.
- Lo siento por lo que pasó > Aku menyesal atas apa yang terjadi.
Semua contoh di atas menunjukkan bahwa lo siento fleksibel dipakai dalam berbagai situasi sosial.
Bedanya “Lo Siento” dengan “Perdón” dan “Disculpa”
Dalam bahasa Spanyol, ada beberapa cara bilang “maaf”. Tapi nuansanya beda:
- Lo siento > Aku menyesal / turut prihatin > Emosional, empatik
- Perdón > Maaf / permisi > Ringan, informal
- Disculpa / Disculpe > Maaf > Lebih sopan / formal
Contoh:
- Nabrak orang di jalan > Perdón
- Menyakiti perasaan seseorang > Lo siento
- Bicara dengan orang asing / resmi > Disculpe
Secara semantik, lo siento lebih dalam karena menunjukkan keterlibatan perasaan, bukan sekadar sopan santun.
Berkaitan: Ketahui! Authentic Global Release Artinya dan Penjelasanya
Makna Emosional di Balik “Lo Siento”
Yang bikin lo siento spesial adalah unsur emosinya. Bukan cuma “maaf”, tapi:
- ada rasa ikut merasakan
- ada pengakuan situasi
- ada empati
Penelitian linguistik dari Universidad Autónoma de Barcelona menjelaskan bahwa verba sentir dalam ekspresi sosial mencerminkan keterlibatan psikologis penutur terhadap kondisi lawan bicara.
Artinya, saat seseorang bilang lo siento, secara tidak langsung dia bilang:
“Aku ikut merasakan dampak dari kejadian itu.”
Itulah kenapa frasa ini sering dipakai saat:
- belasungkawa
- kabar buruk
- situasi sensitif
Berkaitan: Ketahui Smart Card is Out of Date Artinya dan Penyebab Serta Solusi Mengatasinya
Kesalahan Umum dalam Menggunakan “Lo Siento”
Menggunakan lo siento untuk hal super sepele. Lebih cocok pakai perdón untuk:
- menyela orang
- lewat di depan orang
- tidak sengaja menyenggol
Menganggap lo siento = permisi, tidak tepat yang tepat:
- Lo siento = ekspresi perasaan
- Perdón = ekspresi sopan
Kesimpulan
Lo siento artinya “aku minta maaf”, “aku menyesal”, atau “aku turut prihatin” dalam bahasa Spanyol. Ungkapan ini:
- berbasis kata kerja sentir (merasa)
- menunjukkan empati dan penyesalan
- digunakan dalam konteks emosional
- berbeda nuansa dengan perdón dan disculpa
Secara budaya dan linguistik, lo siento bukan cuma frasa sopan, tapi refleksi bahwa penutur ikut merasakan situasi lawan bicara.
Kalau kamu ingin terdengar natural saat berbicara bahasa Spanyol, pahami satu hal penting: Gunakan lo siento saat perasaan terlibat, bukan sekadar formalitas.
FAQ:
1. Apakah “lo siento” selalu berarti minta maaf?
Tidak selalu. Bisa juga berarti ikut prihatin atau menyesal atas keadaan, bukan karena kesalahan sendiri.
2. Apa bedanya “lo siento” dan “lo siento mucho”?
Mucho memperkuat emosi > “aku sangat menyesal”.
3. Bolehkah dipakai ke teman dekat?
Boleh. Ungkapan ini netral dan bisa dipakai ke siapa saja, tergantung konteks.